Kamis, 29 September 2016

FARMAKOLOGI 1 SISTEM SARAF OTONOM : NEOSTIGMIN DAN ANTIBIOTIK : CEPIXIME



Sistem saraf otonom merupakan sistem saraf yang bekerja tanpa disadari atau tanpa perintah sistem saraf pusat. Sistem saraf otonom merupakan gabungan saraf sensorik dan saraf motorik.
sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.
 Sistem saraf otonom berfungsi untuk mempertahankan keadaan tubuh dalam kondisi terkontrol tanpa pengendalian secara sadar. Sistem saraf otonom bekerja secara otomatis tanpa perintah dari sistem saraf sadar. Sistem saraf otonom juga disebut sistem saraf tak sadar, karena bekerja diluar kesadaran
Struktur jaringan yang dikontrol oleh sistem saraf otonom yaitu otot jantung, pembuluh darah, iris mata, organ thorakalis, abdominalis, dan kelenjar tubuh. Secara umu, sistem saraf otonom dibagi menjadi dua bagian, yaitu sistem saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis.
Berikut adalah obat susunan saraf otonom :
o   Neostigmin
§  Isi kandungan : tiap ml larutan mengandung neostigmin 2,5 mg.
§  Indikasi
Miastenia gravis; mengatasi kelumpuhan akibat pelemas otot non-depolarisasi
§  Farmakologi
Neostigmin merupakan antikolinesterase yang digunakan untuk
relaksasi otot sampai relaksasi otot non depolarisasi (anastesi). Anti kolinesterase melawan efek obat pelemas otot non depolarisasi (kompetitif) seperti pankuronium, tetapi antikolinesterase memperlama kerja pelemas otot depolarisasi suksometonium. ;Neostigmin lama kerjanya lebih lama daripada endrofonium. Neostigmin adalah obat spesifik untuk melawan blokade non depolarisasi (kompetitif). Neostigmin bereaksi dalam 1 menit pada injeksi IV dan bertahan selama 20 -30 menit, mungkin diperlukan dosis kedua. Neostigmin juga dikombinasikan dengan atropin untuk mencegah bradikardia dan saliva berlebihan.;Miastenia gavis adalah sindroma yang ditandai dengan lemah otot yang berat sehingga menyerupai kelumpuhan otot progresif tanpa gangguan perasaan atau atropi yang dapat menyerang setiap otot, ;terutama otot kelopak mata, otot tengkuk, otot kunyah, otot pipi dan otot anggota badan.
Hipersensitivitas : pasien peka bromida ; peritonitis atau penyumbatan mekanik saluran cerna atau saluran kemih.
§  Efek Samping : Mual, muntah, diare, hipersalivasi, kejang perut (terutama dosis tinggi). Tanda kelebihan dosis meliputi: berkeringat, sekresi bronkus, rasa tak enak di saluran cerna, defekasi dan berkemih tak terkendali, miosis, nistagmus, bradikardia, hipotensi, agitasi, mimpi berlebihan, rasa lemah, akhirnya fasikulasi dan paralisis
§  Interaksi Obat :  Berinteraksi dengan antibiotik tertentu seperti : neomisin, streptomisin, dan kanamisin. Menunjukkan keaktifan blok non depolar, ringan tetapi nyata yang dapat menguatkan blok neuromuscular.
§  Pengaruh Menyusui : Pada ibu yang menyusui pemberian obat neostigmin dilakukan ½ jam sebelum menyusui.
§  Bentuk Sediaan : Tablet 15 mg, Injeksi 0.5 mg/ml (SC & IM)
§  Peringatan : Hati-hati penggunaan pada pasien epilepsi,asma bronkus, bradikardia, oklusi koroner baru, vagotonia, hipertiroidisme, aritmia jantung dan tukak peptik.;Untuk penderita gagal ginjal mungkin memerlukan pengurangan dosis;Jauhkan dari jangkauan anak-anak
§  Informasi Pasien : Selama pemakaian neostigmin agar pasien tidak menjalankan kendaraan;Selama hamil dan menyusui agar pemakaian neostigmin diperhatikan
§  Mekanisme Aksi : Antikolinesterase meningkatkan transmisi neuromuskular dengan menghambat degradasi acetilkolin (ACh) sehingga menyebabkan relaksasi.
o   ANTIBIOTIK CEFIXIME
Cefixime termasuk ke dalam antibiotik yang mengobati berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri dengan cara mengganggu pembentukan dinding sel bakteri yang diperlukan untuk bertahah hidup.

Jenis obat
Antibiotik sefalosporin
Indikasi
Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, otitis media (radang rongga gendang telinga), faringitis & tonsilitis, bronkhitis akut & eksaserbasi (kumatnya penyakit atau gejala penyakit secara mendadak) akut bronkhitis kronis.

Kontra Indikasi
- Riwayat syok yang disebabkan oleh Sefiksim.
- Hipersensitivitas.
- Anak berusia kurang dari 6 bulan.
Mekanisme Kerja
Cefixime merupakan obat golongan cephalosporin generasi ketiga dengan aktivitas luas untuk melawan bakteri gram-negatif. Mekanisme kerja cefixime adalah dengan berikatan dengan 1 atau lebih protein pengikat penicillin, menahan sintesis dinding sel bakteri dan menghambat pertumbuhan bakteri.
Perhatian
·         Hipersensitivitas terhadap Penisilin
·         Riwayat berbagai bentuk alergi baik pribadi (pasien itu sendiri) atau pada keluarga pasien.
·         Gangguan serius fungsi ginjal.
·         Nutrisi per oral kurang, paseien yang menerima nutrisi parenteral, lansia, pasien debil.
·         Wanita hamil, menyusui, anak usia 6 bulan.
Efek Samping
Syok, hipersensitivitas, gangguan hematologis, gangguan saluran pencernaan, kekurangan Vitamin K.
Indeks Keamanan Pada Wanita Hamil
Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya).